

Banyuwangi.05 Maret 2025fmapnews.com
Ilegal logging / pembabatan liar di desa Alasbuluh yang di lakukan oleh salah satu orang yang merasa kenal hukum dengan Izin yang di setujui oleh Forpimka Team pengaman kecamatan Wongsorejo cumak berapa batang pohon kapuk yang mati sedangkan yang di tebangi atau yang di potong banyak pohon dan juga ada pohon yang masih hidup juga di potong,jelasnya”
Aktivis LKPK RI dan Awak media konfirmasi Bapak Camat Wongsorejo bertanya terkait kejadian tersebut. Jawaban Bapak Camat izin pertengahan tahun 2024 untuk pohon kapuk yang mati bukan untuk yang masih hidup sampai sekarang tidak ada kabar dan rekomendasi ke Forpimka selaku Team pengaman,jawapnya”
Aktivis dan Awak media sempat melontarkan kata-kata di dalam cat WhatsApp. Bapak Camat selaku Forpimka Team pengamanan kebun (KLHK) seharusnya punya kebijakan atau jangan melakukan pembiaran terkait pemotongan tersebut harus bertidak tegas sesuai prosedur keamanan adukan kejadian tersebut ke (KLHK) biar tidak di buat contoh. apa bila Bapak Camat diam atau membiarkan dan sampai Aktivis yang mengadukan atau yang melaporkan pasti berimbas karena Bapak Camat selaku pemegang mandat untuk keamanan pasti kenak imbas dengan adanya pembiaran Ilegal loging nya pak…!!! jangan melakukan pembiaran biar lepas dari kecemburuan sosial tutur Awak media ke Bapak Camat,jelasnya”
Dan kalau belum ada ketegasan seperti Forpimka bisa di pastikan Aktivis dan Awak media akan menindak lanjuti masalah pembiaran tersebut dengan hukum. Aktivis dan Awak media ingin lihat perubahan dan ingin Banyuwangi Wongsorejo naik daun demikian Terimakasih. Penulis (Team) F-MAP.News
